Berpenampilan menarik dan mengikuti fashion yang sedang berkembang, tentunya sudah menjadi trend tersendiri bagi kalangan remaja. Apalagi dalam pergaulan, penampilan sangat penting untuk diperhatikan.
Selain membuat diri nyaman dengan menggunakan busana yang sesuai dan sedang nge-trend bisa membuat diri menjadi lebih percaya diri. Apalagi cara berpakaian bisa menunjukan jati diri secara tidak lansung. Seghingga tidak heran, bila ada yang rela menabung untuk membeli busana baru.
Apalagi kalau bukan untuk mengikuti perkembangan trend-setter terkini. Saat ini model pakaian remaja wanita, bukan lagi dengan warna-warna yang kalem, atau hanya menggunakan satu warna saja supaya tidak tabrakan.
Sekarang malah kebalik, model busana tabrakan yang sedang nge-trend dikalangan remaja Jakarta dan Batam. Hal ini, sudah menjadi trend tersendiri bagi kalangan remaja yang selalu mengikuti mode pakaian terbaru.
Nona, Pramuniaga ID Girl Batam Center menuturkan, busana pakaian untuk remaja putri yang sedang in adalah model busana tabrakan.
“Baju remaja yang sedang ngetren baju-baju dengan menggunakan warna-warni yang cerah dan tabrakan antara satu warna dengan warna yang lain,” jelasnya.
Wanita berambut pendek ini memberikan contoh, baju t’shirt garis-gari vertikal yang berwarna kuning dipadukan dengan jaket garis-garis vertikal dengan warna hijau.
Tentunya, dua warna ini tidak nyambung antara t’shirt dan jaket. Namun, memang saat ini model yang sedang marak dikalangan remaja Batam. Sehingga tidak perlu heran, bila melihat remaja saat ini, menggunakan baju yang menurut Anda ‘aneh’. Memang begitu adanya. Sedangkan untuk celana, model celana press body dengan ujung celana yang semakin mengecil, inilah yang paling banyak diminati para kalangan anak muda. Disamping celana gantung, masih menjadi salah satu alternatif bagi remaja putri.
Memang celana-celana dengan bahan jens sangat nyaman digunakan dan paling pas dibawa untuk mejeng atau JJS (jalan-jalan santai) bersama kawan-kawan sehabis sekolah atau belajar kelompok. Komunitas anak gaul, pasti memperhatikan detail busana yang dikenakan. Sebenarnya, tidak hanya remaja putri yang memperhatikan penampilannya. Orang tua pun harus ikut memperhatikan perkembangan dan pergaulan anak-anaknya, apalagi setelah menjelang remaja.
“Saya selalu memperhatikan penampilan busana anak gadis saya. Saya selalu memberikan kebebasan dalam berpakaian asalkan masih dalam batas yang wajar,” ujar Nita, ibu rumah tangga.
Masih katanya, mengikuti trend boleh saja, asalkan disesuaikan dengan keadaan. Jangan sampai malah, terjebak dalam trend model yang kadang tidak cocok dengan bentuk tubuh sendiri.
Sementara itu, Mili menuturkan, untuk busana dirinya lebih suka yang simple dengan gambar-gambar yang full colour dan berwarna hitam.
“Baju saya paling banyak warna hitam, karena saya memang senang dengan warna hitam dan mudah untuk memadukannya,” ujarnya.
Masih kata wanita berambut sebahu ini, saya tetap mengikuti model baju yang sedang nge-trend dan menyesuiakan dengan kegiatan yang sedang dilakukan.
Mengikuti perkembangan fashion boleh-boleh saja, dan tidak ada salahnya. Asalkan, jangan sampai terpengaruh dengan gaya busana yang selalu up to date. Dengan melihat kondisi keungan orang tua, jangan sampai memaksakan hal yang tidak terlalu piortitas dalam kehidupan.
Namun, sekali-kali mengikuti perkembangan model busana pakaian sah-sah saja. Tapi, jangan sampai malah salah kostum atau korban mode. Karena gaya berpakaian harus disesuaikan dengan bentuk tubuh dan kegiatan yang akan dihadiri. Selamat mengikuti trend model busana terkini. Semakin hari tidak hanya wanita dewasa yang dimanjakan dengan busana terbaru. Remaja putri pun dimanjakan para desainer yang mengerti gaya berpakaian remaja terkini.
Selasa, 22 Desember 2009
Tren Fashion Remaja
Bicara soal penampilan, mulai dari gaya rambut dan Fashion Busana, warga Tionghoa boleh dikatakan tak pernah tertinggal. Mereka selalu terlihat modis di segala suasana. Lalu gaya Fashion Busana atau dandanan siapa saja yang sering jadi acuan mereka?
“Kalau saya lebih cenderung menyukai penampilan artis-artis Taiwan dan Hongkong. Namun kalau ada artis Indonesia atau gaya tertentu yang sedang tren, biasanya saya juga mencobanya. Tapi tetap saya sesuaikan dengan kepribadian saya,” ujar Susi (20), mahasiswa Universitas Jambi, kemarin.
Wanita yang mengidolakan artis Song Hye-Gyo ini terang-terangan mengaku sering mencontoh gaya dandan artis idolanya, termasuk tatanan rambut. Secara pribadi warga Talangbanjar ini tak menampik jika gaya berbusana warga Tionghoa (Dress Korea) terlihat modis, bahkan cenderung berani.
Namun, sambung dia, semua tetap tergantung individu masing-masing. Ia mencontohkan, dirinya yang tak terbiasa mengenakan tanktop atau celana super pendek ke tempat-tempat umum. “Kalau gaya busana saya tetap seperti orang Jambi kebanyakanlah. Apalagi artis idola saya gaya berbusananya cenderung sopan,” terangnya. Lihat Butik Busana dan Butik Fashion.
Tak berbeda dengan Susi, Novi (16), pelajar SMU 9 Jambi, mengaku juga sering mencontoh gaya artis-artis Taiwan dan Hongkong dalam berbusana (Baju Dress), terlebih tatanan rambut. “Dalam model rambut, Korea dan Taiwan memang sangat maju. Tidaklah heran, mereka sering jadi acuan,” terangnya.
Meski begitu, lanjut dia, terkadang penampilannya tetap disesuaikan dengan wajah dan kepribadiannya. Ia mencontohkan, jika model rambut yang tengah jadi tren tak sesuai dengan bentuk wajahnya, ia memilih untuk tidak mengikutinya.
Pesatnya perkembangan dunia fesyen dikalangan remaja Tionghoa (Dress Korea) Jambi, juga dikatakan Sandi, Wakil Ketua Persatuan Mahasiswa Budhis Jambi (PMBJ). Meski begitu, sambung dia, soal tren tetap disesuaikan dan tergantung event.
Ia mencontohkan, saat Imlek beberapa fesyen yang digelar menampilkan tren busana Imlek. “Baju yang dikenakan menyesuaikan. Jika ada fesyen (Fashion Store) seperti Imlek, baju yang dikenakan nuansa Imlek. Jika ada fesyen nasional, pakaian yang dikenakan juga pakaian nasional atau Dress Local,” ujarnya lagi.
Untuk keseharian, kata Sandi, pakaian yang dikenakan remaja (Baju Dress) Tionghoa juga sudah campur. Kadang mengenakan busana khas Tionghoa, kadang pakaian nasional, dan kadang mengenakan pakaian yang sedang tren. Malah kadang-kadang juga berbusana batik (Dress Local). Intinya, kata Sandi, sudah berbaur.
Hal senada dikatakan Julenda, pemilik Linda Fashion Store di kompleks Ruko Abadi No 18 A Jambi. Ia mengatakan, untuk tren model Baju Korea, termasuk tren model baju remaja, sangat disesuaikan dengan momen-momen tertentu. “Biasanya busana Baju Korea yang tengah booming itu tergantung momen,” tandasnya.
jambi-independent.co.id
“Kalau saya lebih cenderung menyukai penampilan artis-artis Taiwan dan Hongkong. Namun kalau ada artis Indonesia atau gaya tertentu yang sedang tren, biasanya saya juga mencobanya. Tapi tetap saya sesuaikan dengan kepribadian saya,” ujar Susi (20), mahasiswa Universitas Jambi, kemarin.
Wanita yang mengidolakan artis Song Hye-Gyo ini terang-terangan mengaku sering mencontoh gaya dandan artis idolanya, termasuk tatanan rambut. Secara pribadi warga Talangbanjar ini tak menampik jika gaya berbusana warga Tionghoa (Dress Korea) terlihat modis, bahkan cenderung berani.
Namun, sambung dia, semua tetap tergantung individu masing-masing. Ia mencontohkan, dirinya yang tak terbiasa mengenakan tanktop atau celana super pendek ke tempat-tempat umum. “Kalau gaya busana saya tetap seperti orang Jambi kebanyakanlah. Apalagi artis idola saya gaya berbusananya cenderung sopan,” terangnya. Lihat Butik Busana dan Butik Fashion.
Tak berbeda dengan Susi, Novi (16), pelajar SMU 9 Jambi, mengaku juga sering mencontoh gaya artis-artis Taiwan dan Hongkong dalam berbusana (Baju Dress), terlebih tatanan rambut. “Dalam model rambut, Korea dan Taiwan memang sangat maju. Tidaklah heran, mereka sering jadi acuan,” terangnya.
Meski begitu, lanjut dia, terkadang penampilannya tetap disesuaikan dengan wajah dan kepribadiannya. Ia mencontohkan, jika model rambut yang tengah jadi tren tak sesuai dengan bentuk wajahnya, ia memilih untuk tidak mengikutinya.
Pesatnya perkembangan dunia fesyen dikalangan remaja Tionghoa (Dress Korea) Jambi, juga dikatakan Sandi, Wakil Ketua Persatuan Mahasiswa Budhis Jambi (PMBJ). Meski begitu, sambung dia, soal tren tetap disesuaikan dan tergantung event.
Ia mencontohkan, saat Imlek beberapa fesyen yang digelar menampilkan tren busana Imlek. “Baju yang dikenakan menyesuaikan. Jika ada fesyen (Fashion Store) seperti Imlek, baju yang dikenakan nuansa Imlek. Jika ada fesyen nasional, pakaian yang dikenakan juga pakaian nasional atau Dress Local,” ujarnya lagi.
Untuk keseharian, kata Sandi, pakaian yang dikenakan remaja (Baju Dress) Tionghoa juga sudah campur. Kadang mengenakan busana khas Tionghoa, kadang pakaian nasional, dan kadang mengenakan pakaian yang sedang tren. Malah kadang-kadang juga berbusana batik (Dress Local). Intinya, kata Sandi, sudah berbaur.
Hal senada dikatakan Julenda, pemilik Linda Fashion Store di kompleks Ruko Abadi No 18 A Jambi. Ia mengatakan, untuk tren model Baju Korea, termasuk tren model baju remaja, sangat disesuaikan dengan momen-momen tertentu. “Biasanya busana Baju Korea yang tengah booming itu tergantung momen,” tandasnya.
jambi-independent.co.id
Bagaimana Tren Perkembangan Busana Tahun 2010
Bagi Anda para fashionista, rasanya kurang lengkap tampil menawan tanpa sentuhan trend fashion yang akan anda kenakan. Agar penampilan terlihat sempurna dan semakin memesona, serangkaian tren 2010 patut Anda lirik dan menjadi acuan.
Folklore merupakan salah satu bagian yang akan mendominasi trend fashion tahun 2010. Di musim Spring-Summer 2010 ini, para fashionista dapat melirik beberapa tren koleksi fashion terbaru. Misalnya, sentuhan busana ala Rusia yang akan diperkenalkan ke tengah masyarakat.
Yang akan menjadi tren koleksi fashion di tahun ini, misalnya busana berbahan bulu binatang, maupun juga animal print, akan menjadi bagian yang terbesar yang tak boleh terlewatkan. Tak hanya itu, sentuhan baju fashion di masa lalu pun masih akan mendominasi tahun ini, seperti sentuhan tren sirkus.
Sedangkan yang dikemas secara menarik mengisi tahun 2010 adalah tren busana model boho atau yang lebih dikenal dengan bohemian. Meski tak terbilang baru, tren ini juga telah mengisi tahun sebelumnya. Cutting yang tajam, aksesoris dan motif print akan semakin bervariasi tak hanya sebagai sentuhan pemanis belaka.
Aktris Sienna Miller-lah yang kali pertama mengenalkan model boho pada 2004 lalu kepada para fashionista. Tepat di musim panas kemarin, dia memperkenalkan busana fashion terbaru berbahan bulu binatang, yang dikemas secara apik dalam sebuah acara festival.
Sentuhan busana cowboy seperti Wild West dan Orient pun akan menjadi daya tarik di tahun ini. Selain itu, tren 2010 ini pun terinspirasi dari busana Rusia berupa rok dengan sentuhan print.
Kehadiran folk dress beserta obi pun masih menghiasi tren koleksi baju tahun ini. Begitu pula folk jaket dengan model print yang terlihat lebih berwarna dan bervariasi.
Sementara Roberto Cavalli dan Chrsitian Lacroix lebih fokus pada aksen print dalam setiap koleksi dress panjang dan tanggung yang dipadukan dengan kalung cantik untuk mempermanis penampilan.
Dengan konsep berbeda tahun ini, Anda akan terlihat semakin memesona. Jangan ragu untuk memadukan model baju yang Anda miliki dengan berbagai aksesoris, dan kini saatnya tampil sebagai bintang dalam setiap kesempatan.
http://lifestyle.okezone.com
Folklore merupakan salah satu bagian yang akan mendominasi trend fashion tahun 2010. Di musim Spring-Summer 2010 ini, para fashionista dapat melirik beberapa tren koleksi fashion terbaru. Misalnya, sentuhan busana ala Rusia yang akan diperkenalkan ke tengah masyarakat.
Yang akan menjadi tren koleksi fashion di tahun ini, misalnya busana berbahan bulu binatang, maupun juga animal print, akan menjadi bagian yang terbesar yang tak boleh terlewatkan. Tak hanya itu, sentuhan baju fashion di masa lalu pun masih akan mendominasi tahun ini, seperti sentuhan tren sirkus.
Sedangkan yang dikemas secara menarik mengisi tahun 2010 adalah tren busana model boho atau yang lebih dikenal dengan bohemian. Meski tak terbilang baru, tren ini juga telah mengisi tahun sebelumnya. Cutting yang tajam, aksesoris dan motif print akan semakin bervariasi tak hanya sebagai sentuhan pemanis belaka.
Aktris Sienna Miller-lah yang kali pertama mengenalkan model boho pada 2004 lalu kepada para fashionista. Tepat di musim panas kemarin, dia memperkenalkan busana fashion terbaru berbahan bulu binatang, yang dikemas secara apik dalam sebuah acara festival.
Sentuhan busana cowboy seperti Wild West dan Orient pun akan menjadi daya tarik di tahun ini. Selain itu, tren 2010 ini pun terinspirasi dari busana Rusia berupa rok dengan sentuhan print.
Kehadiran folk dress beserta obi pun masih menghiasi tren koleksi baju tahun ini. Begitu pula folk jaket dengan model print yang terlihat lebih berwarna dan bervariasi.
Sementara Roberto Cavalli dan Chrsitian Lacroix lebih fokus pada aksen print dalam setiap koleksi dress panjang dan tanggung yang dipadukan dengan kalung cantik untuk mempermanis penampilan.
Dengan konsep berbeda tahun ini, Anda akan terlihat semakin memesona. Jangan ragu untuk memadukan model baju yang Anda miliki dengan berbagai aksesoris, dan kini saatnya tampil sebagai bintang dalam setiap kesempatan.
http://lifestyle.okezone.com
Langganan:
Postingan (Atom)


